Polantas Menyapa"Monitoring Dan Cooling Systim Serta Mengajak Para Tokoh Pemuda Dan Kepala Desa Untuk Tidak Terprovokasi Melakukan Unjuk Rasa Secara Anarkis
Swara Ham Indonesia News,Com.Batu Bara
Kegiatan Satlantas Polres Batu Bara “Polantas Menyapa”, Monitoring Dan Cooling System Serta Mengajak Para Tokoh Pemuda Dan Kepala Desa Untuk Tidak Terprovokasi Melakukan Unjuk Rasa Secara Anarkis"Pada Tanggal 01 September 2025 Di Kabupaten BatuBara. dengan 3(Tiga) KeGiatan“Cooling Systim Menyapa”, Monitoring Dan Cooling System Serta Mengajak Para Tokoh Pemuda Dan Tokoh Masyarakat Untuk Tidak Terprovokasi Melakukan Unjuk Rasa Secara Anarkis oleh
Kasatlantas Polres Batu Bara,KBO Satlantas Polres Batu Bara, Para Kanit Satlantas Polres Batu Bara.
Memberikan himbauan dan mengajak masyarakat untuk bersama sama menjaga Situasi kamtibmas yang Aman dan kondusif Di wilayah Kabupaten Batu Bara.Berkomunikasi dengan masyarakat dan kelompok yang berpotensi melakukan demonstrasi untuk memahami kebutuhan dan kekhawatiran mereka.
Menyediakan informasi yang jelas dan transparan tentang kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah atau organisasi.Menyediakan pelayanan yang baik dan responsif terhadapkebutuhan masyarakat.Melakukan dialog dan negosiasi dengan kelompok yang berpotensi melakukan demonstrasi untuk mencari solusi yang Saling menguntungkan.
Mengatasi masalah yang menjadi penyebab demonstrasi, seperti kemiskinan, kesenjangan sosial, atau ketidakadilan.
Membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah atau organisasi dengan menunjukkan komitmen untuk mendengarkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.Bahwa kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Batu Bara.
Selama berlangsungnya kegiatan berjalan dengan aman dan baik.
( Informasi Ismail Sitompul ,Sh,Mh Dan Imelda Rahmayeni ,Sh, Bersama Yanti,SE)


Posting Komentar untuk "Polantas Menyapa"Monitoring Dan Cooling Systim Serta Mengajak Para Tokoh Pemuda Dan Kepala Desa Untuk Tidak Terprovokasi Melakukan Unjuk Rasa Secara Anarkis"